Korupsi Dana Desa, Kumtua Malenos Baru Dihukum 4 Tahun Penjara Dan Denda 250 Juta

Korupsi Dana Desa, Kumtua Malenos Baru Dihukum 4 Tahun Penjara Dan Denda 250 Juta

Minsel, - Kasus Korupsi yang melibatkan hukum tua  desa malenos baru akhirnya berujung pada sidang pembacaan putusan  di pengadilan Negeri Tipikor Manado Selasa 06 April 2021 dengan  IS/Pid . sus - TPK/2020/PN Manado, terdakwa atas nama Senny Hetty Tutu SE.

Kepala kejaksaan negeri Amurang I Wayan Eka Miartha ketika di konfirmasi lewat what's up kepada kasie pidsus. Roger Hermanus, menjelaskan bahwa memang benar kasusnya baru selesai di sidangkan tadi sore lewat sidang putusan dimana yang bersangkutan hukum tua malenos baru atas nama Senny Hetty Tutu hasilnya sudah di bacakan tadi pada sidang putusan dengan dengan hukuman badan selama 4 tahun dengan denda 250 juta.

Lanjut kasie, jika dendanya tidak di bayar maka di ganti dengan hukuman badan selama 2 bulan dan menghukum terdakwa dengan membayar uang pengganti sebesar  575 juta sekian dan jika tidak di bayar uang penggantinya juga maka akan di pidana selama 6 bulan penjara.

Masih kata Hermanus, Terkait tanggapan terdakwa atas putusan ini, masih akan di pikir lagi atau di pertimbangkan apakah akan melakukan upaya hukum lainnya atau menerima putusan ini,  sesuai aturan terdakwa di berikan kesempatan 7 hari apakah menerima atau akan melakukan upaya hukum banding atas putusan ini tutup kasie,
 
Menanggapi hasil putusan ini aktivis anti Noldy Poluakan yang dari mengawal kasus ini sangat berterima kasih kepada pihak Kejari Minsel yang sudah bekerja cepat dan maksimal semenjak kasus ini kami kawal kata Poluakan

Lanjut Nopol, yang sekarang menjabat ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Anti Korupsi (LSM AKI) DPD Sulut, saya pikir ini adalah prestasi dan bentuk keseriusan Kejari Minsel dalam merespon laporan masyarakat dalam memerangi dan memberantas Korupsi di Minahasa selatan dan semoga kasus yang sama yang di laporkan masyarakat di pihak Kejari bahkan polres Minsel proses penangannya akan berjalan sebagaimana mestinya sehingga harapan, dan kepercayaan masyarakat kepada Aparat Penegak Hukum (APH) khususnya dalam hal Pencegahan dan pemberantasan korupsi semakin baik ungkap aktivis  yang sangat vokal dan konsisten dalam memberantas Korupsi.

Noldy menginggatkan agar para setiap pemangku kebijakan, misalnya kadis, hukum tua atau korporasi atau perorangan agar jangan melakukan perbuatan yang tercela atau korupsi karena hal itu melanggar hukum dan merugikan orang banyak tutup Poluakan.(Red)

Donald

Donald

Previous Article

Sugianto: Dana Bumdes 2021 Desa Rasi Dikelolah...

Next Article

Jans Tulang : Dana Desa Tahap Satu Kami...

Related Posts

Peringkat

Profle

Siswandi

Subhan Riyadi

Subhan Riyadi

Postingan Bulan ini: 60

Postingan Tahun ini: 351

Registered: Jan 23, 2021

Aleks Waine

Aleks Waine

Postingan Bulan ini: 20

Postingan Tahun ini: 45

Registered: Feb 26, 2021

Yudi Hutriwinata

Yudi Hutriwinata

Postingan Bulan ini: 11

Postingan Tahun ini: 75

Registered: Mar 31, 2021

Junaidi

Junaidi

Postingan Bulan ini: 10

Postingan Tahun ini: 140

Registered: Jan 24, 2021

Profle

Junaidi

Dandim Nabire: Saya Malu Ada Oknum TNI Yang Terlibat Dalam Masalah Ini
Gerbong Mutasi Pejabat Utama Polres Luwu Utara Kembali Bergulir. Ini Daftar Lengkapnya
Rumahnya Dilalui Pekerjaan Tanggul Sungai Masamba, Warga Lombok Harap Kompensasi
Menghalangi Tugas Wartawan Bisa Dipidana Dua Tahun

Follow Us

Recommended Posts

Pemdes Poigar Satu Gunakan Dana Covid 8% Untuk Penyemprotan Disinfektan
Pemdes Malola Satu Salurkan BLT-DD Tahap 4 Ke 90 KPM
Pemdes Poigar Satu:Terima Kasih Pak Bupati Dan Wakil Bupati Minsel Atas Bantuan Bahan Pokok Makanan
Pemdes Tangkuney Perketat Posko Penjagaan Pintu Masuk Desa
Lakukan Pungli, Kepala Desa Dianggap Tutup Mata oleh Sekdesnya